Sejarah Desa

Sejarah Desa

Setiap desa pasti memiliki sejarahnya masing-masing demikian halnya dengan Desa Sukoharjo. Sejarah asal muasal desa seringkali tertuang dalam dongeng-dongeng yang diwariskan secara turun-temurun dan disampaikan dari mulut kemulut. Sehingga sulit dibuktikan kebenaranya secara fakta.

Dongeng tentang asal muasal Desa Sukoharjo diantaranya yang paling populer adalah Pada pertengahan abad ke 13 pada masa kerajaan Majapahit. Karena desa Sukoharjo pada waktu itu merupakan tanah pardikan. Sebelum sukoharjo desa ini bernama pedukuan Simo. Nah pada saat itu pedukuan yang diberi pardikan diberi nama simo. Termasuk Sukoharjo yang dulunya bernama dusun simo. Dulunya dusun simo adalah tempat padepokan kerajaan majapahit. Prajurit-prajurit kerajaan banyak yang berlatih di pedukuan simo. karena pada waktu itu kadipaten Tuban masuk wilayah kerajaan Majapahit. Namun setelah perang Tuban melawan majapahit banyak prajurit yang binggung mana yang harus di bela. Karena itu banyak prajurit yang pergi kedaerah lain.hanya tinggal sesepuh padepokan yang menetap di pedukuan simo. Salah satunya adalah ki Dariman . beliau adalah satah satu guru kanoragan di pedukuan simo, setelah banyak prajurit yang dilatih banyak yang melarikan diri maka ki buyut Dariman tinggal seorang diri untuk menjaga padepokanya. Namun setelah perang selesai ada tiga orang perampok yang masuk di padepokan simo. Dan mau merampok. Namun karena kesaktian ki buyut Dariman maka tiga orang tersebut bias dikalahkan ki buyut dariman. Bahkan ketiga orang tersebut menyerah dan minta diangkat sebagai murid. Akhirnya kibuyut bersedia mengangkat tiga orang tersebut debagai muridnya. Setelah dianggap mampu menguasai ilmu kanoragan tiga orang tersebut merasa bahwa tidak ada yang mampu mengalahkanya. Namun mereka masih sangat kawatir karena mereka berangapan bahwa selama gurunya masih hidup ketiganya pasti tidak bisa berbuat semena mena. Akhirnya mereka berencana membunuh gurunya. Dan niat itu akhirnya benar benar mereka laksanakan. Sehingga  kibuyut dapat di bunuh. Namun mereka lupa bahwa kibuyut adalah orang sakti mandra guna. Karena setelah ki buyut dibunah jasasdnya hilang. Dan mereka ketakutan akirnya mereka lari ke    arah timur. Dan sampai sekarang kadang kadang kibuyut dariman masih sering muncul.

Sejarah Pemerintahan Desa :

Pada zaman penjajahan Belanda Desa Sukoharjo terbagi dalam 4 kelurahan yang terdiri dari kelurahan Simo, Kelurahan Brambang, dan Kelurahan Nglodakan dan Kelurahan Bogormlati. Tiap kelurahan dipimpin oleh seorang lurah yang dibantu oleh carik, Bayan, Petengan, Kamituwo dan Jogoboyo.

 

Seiring dengan  perkembangan zaman ketiga kelurahan tersebut berubah menjadi satu desa yaitu desa Sukoharjo yang terdiri dari empat dusun antara lain Dusun Simo, Dusun Mbrambang, Dusun Karangsari dan Dusun Bogormlati. Sejak terbentuk Desa Sukoharjo telah mengalami pergantian kepemimpinan ( Kepala Desa / Lurah )  sebagai berikut :

  • Tahun 1825 – 1890, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Sarno
  • Tahun 1890 – 1927, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Gembok
  • Tahun 1927 – 1930, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Sodirono
  • Tahun 1930 - 1965, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Ngasiban
  • Tahun 1967 – 1990, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Sutarman
  • Tahun 1990 – 1998, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Tarmaji
  • Tahun 1998 – 2009, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Abd khoiri
  • Tahun 2010 – 2016, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Imam
  • Tahun 2016 – 2022, Desa Sukoharjo dipimpin oleh Imam

Demikian kepemimpinan desa sukoharjo yang di awali pada tahun 1825 karena sebelumnya sukoharjo terdiri dari empat kelurahan.

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)